logoblog

Cari

Tutup Iklan

Bubur Korea, Kuliner Perdana Menyapa

Bubur Korea, Kuliner Perdana Menyapa

Catatan Perjalanan di Negeri Ginseng Sebelum menginjakkan kaki di negeri ginseng korea, saya mulai merasakan sentuhannya saat dipesawat Korean Air yang membawa

Kuliner Modern

fairuz abadi
Oleh fairuz abadi
19 Oktober, 2014 02:25:44
Kuliner Modern
Komentar: 15
Dibaca: 11879 Kali

Catatan Perjalanan di Negeri Ginseng

Sebelum menginjakkan kaki di negeri ginseng Korea, saya mulai merasakan sentuhannya saat dipesawat Korean Air yang membawa terbang selama 7 jam menuju bandara Inchoen. Pesawat dengan nomor penerbangan KE 626 berangkat jam 07.50 Take Off dari Bandara Soekarno Hatta dan diperkirakan tiba jam 16.30 waktu korea, karena 2 jam lebih cepat dari waktu di Indonesia.

Pesawat berbadan lebar dengan 350 seat ini memberikan suasana awal dengan bahasa korea yang sama sekali saya belum mendapat ijin dari Tuhan untuk memahami meski satu kata sekalipun. Tapi syukurlah setelah bahasa korea diucapkan oleh awak kabin ada bahasa inggris sebagai pengantar yang bisa membuka pintu informasi. 

Awak kabin yang melayani semuanya wanita san berusia muda. Muda, cantik dan berpenampilan menarik serta tentunya pintar merupakan syarat utama bekerja dibidang layanan jasa bertaraf internasional.

Setelah take off beberapa saat dan berada pada fase jelajah kemudian lampu tanda penggunaan sabuk pengaman dimatikan, para awak kabin mulai bekerja memberikan pelayanan. 

Seorang awak kabin menyapa dengan ramah menawarkan makanan. Dengan bahada Inggris berdialek Kore membuat otak ini bekerja keras mendengar irama bahasanya.

Makanan kemasan berbahasa korea sudah tersaji... Ada bubur hangat yang dengan sayuran kering tersimpan dalam kemasan. Diketahui itu adalah sayuran kering karena dibagian belakang kemasan ada gambar wortel, daun mint dan cabe. Ada juga gambar seperti tomat tapi hati ini ragu karena mirip juga dengan buah labu.

Berusaha mendapat informasi tentang makanan tersebut, ternyata itu bubur hangat untuk kemudian ditaburi sayuran kering, tunggu 2-3 menit kemudian campur dengan bawang bombay yang sudah disiram kecap asin.

 

Baca Juga :


Hmmmm... Meski ini baru permulaan menikmati kuliner korea, lumayanlah sebagai sapa perdana negeri ginseng sebelum landing.

Cuaca cukup bersahabat, tak ada gangguan yang berarti selama perjalanan. Ada juga Film, Musik dan Games yang bisa mengurangi kejenuhan perjalanan.

Satu jam sebelum landing, burger dan segelas jeruk dingin menemani pendaratan di bandara Inchoen. Selamat datang di negeri ginseng ()

 

 



 

Artikel Terkait

15 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    23 Oktober, 2014

    Lebih kurang lima belas hari tidak nongol di Kampung Media banyak sekali berita yang terlewati, termasuk cerita tentang journal kepala kampung di Korea.


  • KM Bolo

    KM Bolo

    22 Oktober, 2014

    Bos..., rasa bubur korea perlu diceritakan__biar kita tau sperti apa yah..! apa itu manis, pahit, asam, kecut_atau mungkin ada rasa yg belum kita rasakan. Ini perlu, krn tajukx bubur korea. hehehehe....sukses slalu,,,


    1. fairuz abadi

      fairuz abadi

      22 Oktober, 2014

      Yang jelas rasanya senang dan gembira. hahahahaha...


  • Tiffa_baingna

    Tiffa_baingna

    22 Oktober, 2014

    ditunggu cerita serunya selama di korea pak..


    1. fairuz abadi

      fairuz abadi

      22 Oktober, 2014

      Ditunggu aja, karena saat ini sedang fokus menyusun naskah untuk Lomba Pelayanan Publik Dunia


  • Fahrurizki

    Fahrurizki

    20 Oktober, 2014

    di tunggu tulisan selanjutnya


    1. fairuz abadi

      fairuz abadi

      20 Oktober, 2014

      sedang dipersiapkan untuk berseri


  • KM. Serambi Brangrea

    KM. Serambi Brangrea

    19 Oktober, 2014

    mana yang lebih nikmat dengan bubur tradisional kita bapak kepala kampung????kalo di kampung kita ada bubur beaq, bubur puteq, bubur bideng, bubur sum, bubur kacang ijo, bubur nasi yang sudah pasit berbahan segar...nnyyyaammmmiii,,,


    1. fairuz abadi

      fairuz abadi

      20 Oktober, 2014

      Semua akan menjadi nikmat ketika sedang lapar.


  • KM LENGGE

    KM LENGGE

    19 Oktober, 2014

    SELAMAT PAK....SEMOGA PULANG DENGAN HASIL YG DAPAT MEMAJUKAN KAMPUNG MEDIA KEDEPAN....


    1. fairuz abadi

      fairuz abadi

      20 Oktober, 2014

      Terimakasih dan semua akan diceritakan di portal KM


  • Desa Mekar Sari Narmada

    Desa Mekar Sari Narmada

    19 Oktober, 2014

    selamat berpetualang dinegeri ginseng...jangan lupa masih banyak akan ditemui kuliner khas korea dan semua harus dicoba biar tidak menyesal dikemudian hari... ada yukejang, sangetang, kalbitang, bulgogi dan lainnya. tapi yang wajib adalah kimchi, akan sangat luar biasa kalu orang indonesia bisa merasakan nikmatnya kimchi. satu lagi kalu selama dikorea kangen dengan masakan indonesia maka pilihannya adalah kota ansan karena dikota ini banyak sekali bertebaran warung masakan indonesia. karena memang jumlah orang indonesia disana sangat banyak.


    1. fairuz abadi

      fairuz abadi

      20 Oktober, 2014

      Beberapa makanan di Korea hampir sama dengan makanan kita. Ada Lah Yam Khul = Pelalah Ayam campur Kul. Sup Ghing Gha = Sop Daging Iga. Yong Yam Chap = Sesiong Ayam Kecap. dll


  • alan malingi

    alan malingi

    19 Oktober, 2014

    Rasa bubur Koreanya yang belum dijelaskan. he he he... bisa mengganjal lapar. Ditunggu catatan2 lainnya dari Korea.


    1. fairuz abadi

      fairuz abadi

      20 Oktober, 2014

      Karena rasa adalah selera, maka saya tak menceritakannya


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan